Cetak Birokrasi Pancasila, 341 CPNS digodok di Puslat Marinir Malang

0
8

MADIUN, Beritamadiun.Com–Sebanyak 341 calon pegawai negeri sipil mengikuti pelatihan militer di Pusat Latihan Marinir 6 Puroboyo TNI Angkatan Laut di Malang. Ratusan calon aparatur sipil negara dididik selama seminggu untuk dicetak menjadi Birokrasi Pancasila.


“Saya ingin CPNS yang mengikuti diklat dasar ini memiliki loyalitas terhadap Kabupaten Madiun. Meskipun ada CPNS yang tidak asli dari Kabupaten Madiun namun sekarang sudah menjadi sebagai birokrasi pemerintah Kabupaten Madiun” tegas Bupati Madiun, Ahmad Dawami yang biasa disapa Kaji Mbing, Rabu (7/8/2019).


Menurut Kaji Mbing, sebelumnya Diklat Birokrasi Pancasila ini juga pernah diberlakukan bagi seluruh pimpinan OPD diawal era kepemerintahannya. Agar cpns yang baru memiliki jiwa birokrasi Pancasila maka diharus mengikuti pelatihan yang sama.


“Diklat ini merupakan awal bagi CPNS yang bergabung di Pemkab Madiun. Dengan diklat ini saya harapkan para ASN di Kabupaten Madiun memiliki rasa loyaitas dan kinerja yang bagus untuk kemajuan Kabupaten Madiun,” jelas Kaji Mbing.


Kaji Mbing mengatakan Diksar di kamp militer untuk membentuk CPNS Kabupaten Madiun menjadi disiplin, kompak dan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap organisasi dan pekerjaan yang sedang dikerjakan.


Ia meyakini CPNS sekarang tidak ada yang menyogok lantaran semuanya sudah ahli terhadap ilmunya masing-masing. Kendati demikian, setelah diterima CPNS maka harus loyal terhadap organisasi dan kekompakan pada masing-masing aparatur.


“Untuk itu saya putuskan agar CPNS tahun 2018 sejumlah 341 melaksanakan Diklat Dasar Birokrasi Pancasila. Ini dimaksud agar kita nanti menjadi saudara dan selalu menjalin kebersamaan serta loyal terhadap pelayanan yang akan kita berikan kepada masyarakat” tandas Kaji Mbing.


Ia menambahkan di usia Kabupaten Madiun yang ke-451, Kabupten Madiun harus lebih baik lagi. Dengan demikian menjadi tantangan bagi ASN untuk maju kedepan.


Dengan adanya diklat Dasar Birokrasi Pancasila bagi CPNS tahun 2018 ini, harapannya dapat membuat warna baru bagi pemerintahan. Tak hanya itu, diklat di kamp militer marinir menjadi virus-virus kebaikan bagi ASN lainnya dan juga dapat menjadi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Madiun.


“Mari kita buat apik bersama-sama. Jangan membuat apik sendiri, Cintai pekerjaan anda, bangkitkan rasa memiliki terhadap Kabupaten Madiun dan tanggung jawab terhadap kepada Kabupaten Madiun” demikian Kaji Mbing. (aly)