Bupati Madiun : Modal Sosial Yang Tinggi Berkomunikasi Dengan Masyarakat Adalah Ngopi di Warung

0
53

keterangan foto :
Bupati Madiun H Ahmad Dawami saat menjadi narasumber di acara Komunikasi Sosial (Komsos) di gedung serba guna Makorem 081/DSJ

MADIUN,Beritamadiun.Com – Beberapa waktu lalu, Bupati Madiun H Ahmad Dawami yang akrab dipanggil Kaji Mbing diundang Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki untuk menjadi nara sumber dalam acara kegiatan komunikasi sosial (Komsos) di Gedung Serba Guna Sudirman Makorem 081/DSJ Jl. Pahlawan No. 50 Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun. Pada selasa (25/6/2019).

Dalam acara tersebut, Kaji Mbing memberi tips cara mudah dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Caranya adalah dengan Ngopi bersama di warung dengan masyarakat, dengan demikian 3 pilar (Kepala desa / lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas) akan mudah dalam memberi atau mencari tahu informasi.

Dalam Kegiatan Komsos yang dibuka langsung oleh Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki, “Jadi 3 pilar (Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas) harus rajin-rajin ngopi di warung berkumpul dengan masyarakat sehingga mudah mensosialisasikan atau mencari tahu informasi yang akan disosialisasikan atau dicari dari masyarakat”, terangnya.

Kaji Mbing menambahkan, kegiatan komsos dapat meningkatkan sinergisitas dan kerja sama guna menyiapkan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya untuk tercapainya tugas pokok TNI AD,

Kolonel Inf Masduki juga tertarik dan meminta Bupati Madiun untuk menceritakan bagaimana beliau dalam mengimplikasikan birokrasi Pancasila kepada ASN di pemerintahan kabupaten Madiun. Seperti diketahui Bupati Madiun H Ahmad Dawami merupakan creator atau penggagas  birokrasi pancasila.

Bupati madiun menjelaskan, bahwa madiun memiliki stigma yang berbeda di negara kita, beliau pernah mendengar bahwa madiun itu lahirnya PKI, dan itu sangat menjadikan resah untuk anak-anak kita pada saat diluar madiun yang mengganggap warga lain bahwa orang madiun merupakan silsilah dari PKI. Sehingga dalam hal ini kita berupaya untuk hilangkan stigma itu dengan cara menyepakati bahwa ASN Pemkab Madiun merupakan Birokrasi Pancasila.

“Pancasila adalah pedoman kita dalam berkehidupan bermasyarakat di Indonesia. Kita harus bersama-sama, bergotong royong dalam berkehidupan dan diharapkan dengan suasana sinergitas tiga pilar wilayah Madiun yang solid, akan dapat mempercepat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat diseluruh wilayah Madiun,” pungkasnya.han

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here